crowdfunding

UMKM Siap Bersaing Melalui Crowdfunding

Ada kabar menarik bagi anda para pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usaha.  Kali ini UMKM  bisa melakukan aktivitas jual beli saham layaknya perusahaan besar di Bursa Efek Indonesia, meskipun pendapatan perkapita perusahaan tidaklah besar. Otoritas Jasa Keuangan Indonesia membuat peraturan baru bagi para pelaku UMKM untuk bisa mendanai perusahaannya dengan adanya Crowdfunding.

Para Pelaku Crowdfunding

Secara singkat, pengertian Crowdfunding adalah iuran dana/ patungan bersama teman  untuk membeli saham sesuai budget. Dengan dana terbatas, anda bisa menjadi pemilik saham UMKM.

Biasanya para pelaku Crowdfunding adalah perusahaan kecil yang tidak melantai di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan dengan aset kecil, kali ini bisa mencari pendanaan  tanpa harus menggunakan IPO atau Initial Public Offering. Tidak sembarang perusahaan bisa melakukan IPO karena ada pengawasan ketat dari BEI.

Dalam sistem Crowdfunding, nantinya investor akan memiliki saham sesuai dengan jumlah uang yang dimilikinya. Dan jika anda sebagai salah satu pemilik saham, maka anda berhak mendapatkan bagi hasil dari bisnis yang anda danai, sesuai dengan berapa persen kepemilikan saham.

Cara Mencari Modal Menggunakan Crowdfunding.

Dalam memasarkan sahamnya, perusahaan tidak bertindak sendiri melainkan dibantu oleh penyelenggara yang ikut bekerja sama melalui platform digital. Untuk menjadi penyelenggara, anda harus mempunyai izin dari Otoritas Jasa Keuangan Indonesia atau OJK.  Memiliki keahlian dibidang teknologi serta keahlian kajian usaha penerbit.

Ada tiga pihak yang umumnya berperan dalam sistem Crowdfunding, pihak pertama disebut Penerbit atau perusahaan yang menawarkan sebagian sahamnya untuk dibeli.

Kedua adalah pemodal, pemodal sebagai orang yang membeli saham dari penerbit, dan ketiga adalah penyelenggara. Penyelenggara bertugas sebagai perantara yang memfasilitasi kerjasama crowdfunding antara penerbit dan pemodal.

Penyelenggara akan menilai penerbit atau UMKM, apakah perusahaan tersebut layak untuk transaksi jual beli saham. Setelah perusahaan dinilai layak, maka penyelenggara akan menayangkan perusahaan UMKM melalui platform mereka. Jika anda ingin berinvestasi, anda dapat membeli modal dari platform tersebut, dan para pebisnis UMKM bisa mengembangkan bisnisnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *